1 / 4

Pemetikan apel otonom dengan robot ReBeL

Polytechnic of Milan
agricultureAgriculture
pick-n-placePick & Place

Harga Hardware: ‌

DOF

9

Maks. muatan

2

kg

Akurasi pengulangan

0,1

mm

Pemetikan Buah Otonom dengan igus ReBeL: Efisiensi dan Keberlanjutan

Memanen buah matang di kebun komersial membutuhkan banyak tenaga kerja dan mahal, serta sering menimbulkan tantangan ergonomis dan kualitas. Proyek penelitian ini memperkenalkan sistem pemetikan buah otonom yang menggunakan platform robotik mobile yang dilengkapi lengan robot igus ReBeL 6-DOF. Dirancang untuk kebun apel dengan sistem trellis, sistem ini menavigasi barisan pohon, mengidentifikasi apel matang menggunakan kamera stereo depth, dan menggunakan gripper pneumatik lembut untuk pemetikan yang hati-hati sehingga kerusakan pada buah dapat diminimalkan.

Apa Aplikasinya?

Sistem ini mengotomatiskan pemetikan buah di kebun terstruktur, menjawab sifat tugas yang berulang dan sensitif terhadap waktu. Sistem ini menggabungkan sensor canggih dan gerakan robot yang presisi untuk memanen secara efisien tanpa campur tangan manusia.

Apa Keunggulan Solusinya?

  • Kekurangan Tenaga Kerja: Mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual sekaligus menekan biaya.

  • Efisiensi Meningkat: Beroperasi terus-menerus, memaksimalkan hasil panen dan meminimalkan kehilangan hasil.

  • Jaminan Kualitas: Memanen tanpa merusak buah, sehingga meningkatkan kualitas produk secara keseluruhan.

Apa Keunggulan Robotnya?

Lengan robot igus ReBeL 6-DOF memberikan performa yang unggul:

  • Pegangan Presisi: Menangani apel dengan hati-hati untuk memastikan kualitas yang unggul.

  • Operasi Tanpa Lelah: Bekerja sepanjang waktu untuk mengoptimalkan waktu panen.

  • Keberlanjutan: Mengurangi penggunaan energi dan mendorong pertanian yang ramah lingkungan.

Inovasi Pertanian dengan Pemetikan Buah Otomatis

Sistem pemetikan buah otonom ini mengubah cara pengelolaan kebun dengan menggabungkan robotika, sensor, dan otomasi. Dengan menjawab kekurangan tenaga kerja, meningkatkan kualitas buah, dan meningkatkan efisiensi, sistem ini membuka jalan bagi praktik pertanian yang berkelanjutan dan hemat biaya yang mendukung produktivitas sekaligus kesejahteraan pekerja.

3 Komponen

‌